Cerita Sex Daun Muda : Nina oh Nina
Di usiaku yang saat ini sudah 28
tahun aku saudah mempunyai 1 satu istri namun aku juga masih terobsesi dengan
dunia sex khusunya pada ABG. Dan inilah salah satu cerita sex dengan daun muda.
Perkenalkan namaku rayhan. Dua bulan yang lalu istriku memintaku agar
mengijinkan adik sepupunya untuk tinggal di tempat kami, karena ukuran rumah
kami yang cukup besar dan sepi jika hanya diisi oleh kami berdua. Karena
istriku memaksa, maka aku mengiyakan keinginannya, dan juga bisa menjadi teman
istriku disaat aku tidak ada.
Nama sepupu istriku itu nina,
yang saat ini usianya baru menanjak 17 tahun. Perawakan wajah Chinese dan yang
pasti berkulit putih bersih, ukuran bra 34B Dengan tinggi 170 cm. dan menurutku
dia tidak seperti anak seumurannya. Semula semuanya berjalan biasa saja. Aku
juga mulai menganggapnya sebagai adik sendiri, hingga pada waktu itu semuanya
menjadi berubah.
Pagi itu, disaat aku masih
bersantai membaca koran sambil melihat kearah luar mengintip tetangga ku yang
masih ibu-ibu muda sedang senam aerobic. Tiba-tiba hp ku berbunyi, dan ternyata
dari sekolah nina yang memintaku untuk dating kesekolah. Tak kusangka ternyata
nina tertangkap tangan membawa majalah porno kesekolah. Karena ingin melindunginya
terpaksa ku akui bahwa majalah itu milik istriku yang ada didalam tas yang
sekarang dipinjam oleh nina. Dan karena percaya guru BP nina menutup masalah
ini.
Siang harinya, setelah nina
pulang dari sekolah aku menasehatinya agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Dia mengaku bahwa majalah tersebut sebenarnya adaalah milik teman sebangkunya
dan dipinjam untuk dibawa pulang. Entah setan apa yang berbisik di hatiku,
mendadak timbul ddalam pikiranku untuk memanfaatkan momentum ini untuk
menaklukkan Mitha.
“nina, apa yang kami sampaikan ke
mbak mu, kalau Mbakmu tau kelakuanmu seperti ini? Tanyaku tegas
‘tolong mas, jangan sampaikan ke
Mbak ya Mas,... kata nina penuh harap
“mau kamu apakan majalah itu? Untuk
Belajar sex? Atau bahan kamu untuk bermasturbasi? Tanyaku membentak dan
memancing birahinya.
Dia hanya menunduk malu dan diam. aku menariknya
ke kamar kerjaku yang berada dilantai 2 rumahku dan mendudukkanya di sofa. Aku
ambil laptop dan menyalakannya.
“dalam laptop ini ada banyak film
bokep, silahkan kamu lihat sampai puas!! Kataku dengan nada tinggi
‘enggak Mas, aku gak mau!
Jawabnya lirih
“atau ini, di HPku juga ada
banyak... bentakku
‘enggak mau... jawabnya sambil
menangis.
“Nin, aku juga pernah muda dan
dulu aku juga selalu ingin tahu.... kataku pelan
“sekarang kan sudah canggih, kamu
kan bisa menyimpannya di hp kamu, jangan bawa kesekolah...kalau dirumah kamu
bisa pinjam laptopku. Kataku lagi, sembari membelai rambutnya dan menahan
birahiku yang mulai menggila.
‘enggak Mas, aku....aku....
jawabnya malu-malu ragu
Selanjutnya, aku putar bokep
romantis yang dibintangi Miyabi dengan suara yang lumayan keras. Menit demi
menit berlalu hingga sampai pada adegan Miyabi di ekse. Hal itumenggugah
nafsunya, matanya kadang melirik kelayar laptop, keringatnya mendadak keluar
dan nafasnya semakintidak teratur. Aku terus membelainya, sedikit demi sedikit
tanganku turun ke pundaknya, punggungnya dan berhenti di pinggangnya. Aku tahu
Mitha tidak akan berani menepis tanganku, mentalnya sudah jatuh saat aku bentak
dan vonis bersalah.
“Nin, aku juga kakakmu....kamu
gak usah malu ya? Lihat aja”.... bujukku dengan bisikan.
‘tapi.... jangan bilang-bilang
Mbak ya? Nanti aku pasti di aduin ke ibu dan disuruh pulang!” sahut Mitha
“huum.... kamu ingatkan aku
membelamu disekolah tadi.... itu bukti kalau aku peduli dan sayang banget sama
kamu! Kataku merayu sambil menyandarkan kepalanya di dadaku
Kini kedua mata Mitha mulai
terfokus pada adegan panas Miyabi, tangan kanannya meremas-remas sofa dan tanpa
disengaja tangan kiri Mitha meremas pahaku. Akupun pura-pura terbawa suasana,
ake elus-elus pahanya dan mulai menciumi belakang lehernya. Mendadak dia
tersentak dan menghentikan aktivitasnya.
“eh...maaf Mith, aku terbawa
suasana... kataku berpura-pura
‘enggak apa-apa Mas,... katanya
ragu tapi tidak berani menyalahkan aku
“benar, enggak apa-apa??! Kataku
memotong pembicaraanya
Langsung saja ku pelung erat dan
cium bibirnya bertubi tubi agar nina tak bisa berkata-kata. Tidak lupa tanganku
menyusuri lekuk tubuhnya yang semakin panas dan bernafsu. Tubuhnya mulai aku
rebahkan kesofa tanpa melepaskan lumatanku atas bibirnya. Saat itu aku mulai
melepaskan celana beserta cd ku sekaligus. Saat dia mulai merespon, aku arahkan
tangannya menuju kontolku yang sudah mengeras. Semula dia ragu dan menolak,
namun karena nafsunya yang sudah tinggi dia tidak berdaya. Pelan-pelan
jari-jari lentiknya mulai mengurut dan mengocok kontolku dengan penuh nafsu.
Aahhhhhh.........aahhhhhhh............aaaaaaaaaaaa
aaaaaaahhhhhhhh..............
Desahannya mulai terdengar sambil
mengocok kontolku. Karena tak mau kalah, tangakupun mulai bergerilya ke
selangkannya. Mengelus-elus memeknya. Tak kusangka dia benar-benar sudah sangat
terangsang, memeknya sudah becek sekali.
Tak ku pedulikan lagi dia adik sepupu istriku. Ku telah terbawa dalam nafsu
birahiku yang liar.
Karena merasa sesak, baju, bh dan
cdnya mulai dilepasnya.. Kulihat mata nina memejam seakan berserah diri
kepadaku. Kontolku mulai kuarahkan kemulutnya, dan nina pun mulai mengulum
kontolku.
Ooooooooooohhhhhhhh.........nikmat
banget nin, iya terus isep nin....ayo hisap yang kuat sayang...
aaaaaahhhh...ooouuuuhhhhh.....nikmaaaaaaattttt.... ... aku dibuatnya
merem-melek menahan nikmat dan geli yang datang bersamaan.
Uhukkk....uhuk....OOUUUugggg...hhuuuhhhh....
Mitha tersedak dan kesulitan bernafas.
‘Mas, aku takut....aku gak
mau.... katanya sambil terengah.
“takut Mbakmu? Gak mau apa?
Tanyaku terkejut
‘aku belum pernah ML... jawabnya
sambil mengangguk pertanda takut istriku.
“tapi kamu sering masturbasi kan?
Tanyaku dan Dia hanya mengangguk
“sekarang begini saja.kamu
pakaikan kondom ke kontol ku.. anggap aja itu jariku lagi bengkak, ! Jawabku
asal
“Nin, tahan sedikit ya? Kataku
Sambil meringis Mitha menggigit
kaos dan menahan perih, walau Dia mengaku keperawananya telah tersobek oleh
jari-jarinya tapi ternyata memeknya mengeluarkan darah.
Aaaahhhhhhh.......aaaaahhhhhhhhhhh
hhhhhhh.....sssaaaakkiiiiittttt.....
Jeritan Mitha seiring dengan masukknya
kontolku ke memeknya.
BLEEEEEEEEEEEEEEESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS.........
sebagian dari kontolku telah menyesaki memeknya.
Aduuuuuhhh.....Mas...jangan
masukin....la....lagiii............. pinta nina sambil menahan perih.
“tahan sayang, setelah ini pasti
nikmat... bisikku membujuknya
Uuuuuuuuuuuuhhhhhhhh......mmmmmmmmmmmmmmmm........
.....mmmmmmmmmm
Nina merintih dan goyaganku mulai
ku percepat dengan harapan memeknya cepat beradaptasi dengan kontolku. Aku
terus menggoyangnya, lebih cepat, lebih dalam dan semakin dalam. Setelah 5
menit goyanganku, ekspresinya sudah mulai rileks dan memeknya sudah licin..
Ooooouuuchhhh....hmmmmmmmmmmm.....
nikmat Mas, aaaaahhhhhhhh.....
Desahan Mitha sambil menjambak
rambutku dan mengarahkan ke wajahnya, aku bisa menebak kemauannya. Akupun
melumat bibir mungilnya dengan hisapan dan gigitan lembut, sambil terus
menusukkan kontol. Tiba-tiba Mitha mendesah panjang sambil menghisap kuat-kuat
bibirku diikuti dengan semprotan halus dari dalam memeknya.
Aaaaaaahhhhhhhhhhhh........ouuuuuuuuhhhhhhhhhh....
..enak Mas, lebih dalam....lagi.... lagi......Mas...goyang cepat Mas.....ayo
kocok Mas..... desahan Mitha sambil menoleh kearahku.
ZLEB...ZLEEEEEEBBBB..ZLEEEEEBBBBBBBBBB..........ZL
EEEEEEEEEEE.........EEEEEEEEEEBBBBBB....
Aaaaaaaahhhhhhhhhhh..... aku
rasakan dinding memeknya semakin menghimpit, menghisap dan semakin terkuras
tenaganya.
..........oooooooohhhhh....Mas,
aku hampir sampai Mas.....aaaahhhhhhhhhh.....aku.....
Aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh.....
desahan panjangnya menandakan bahwa dirinya telah mmencapai puncak kenikmatan
dan beberapa detik berselang kontolku menyemburkan sperma.
Sejak saat itu hampir setiap hari
aku entot memek nina,. Sampai aku menulis cerita ini aku sudah berhasil menaklukkan
4 teman sekolahnya, tentunya dengan bantuan nina.

0 komentar:
Posting Komentar