Jumat, 27 Maret 2015




Cerita Sex Daun Muda : Nina oh Nina

Di usiaku yang saat ini sudah 28 tahun aku saudah mempunyai 1 satu istri namun aku juga masih terobsesi dengan dunia sex khusunya pada ABG. Dan inilah salah satu cerita sex dengan daun muda. Perkenalkan namaku rayhan. Dua bulan yang lalu istriku memintaku agar mengijinkan adik sepupunya untuk tinggal di tempat kami, karena ukuran rumah kami yang cukup besar dan sepi jika hanya diisi oleh kami berdua. Karena istriku memaksa, maka aku mengiyakan keinginannya, dan juga bisa menjadi teman istriku disaat aku tidak ada.
Nama sepupu istriku itu nina, yang saat ini usianya baru menanjak 17 tahun. Perawakan wajah Chinese dan yang pasti berkulit putih bersih, ukuran bra 34B Dengan tinggi 170 cm. dan menurutku dia tidak seperti anak seumurannya. Semula semuanya berjalan biasa saja. Aku juga mulai menganggapnya sebagai adik sendiri, hingga pada waktu itu semuanya menjadi berubah. 

Pagi itu, disaat aku masih bersantai membaca koran sambil melihat kearah luar mengintip tetangga ku yang masih ibu-ibu muda sedang senam aerobic. Tiba-tiba hp ku berbunyi, dan ternyata dari sekolah nina yang memintaku untuk dating kesekolah. Tak kusangka ternyata nina tertangkap tangan membawa majalah porno kesekolah. Karena ingin melindunginya terpaksa ku akui bahwa majalah itu milik istriku yang ada didalam tas yang sekarang dipinjam oleh nina. Dan karena percaya guru BP nina menutup masalah ini.
Siang harinya, setelah nina pulang dari sekolah aku menasehatinya agar tidak mengulangi perbuatan tersebut. Dia mengaku bahwa majalah tersebut sebenarnya adaalah milik teman sebangkunya dan dipinjam untuk dibawa pulang. Entah setan apa yang berbisik di hatiku, mendadak timbul ddalam pikiranku untuk memanfaatkan momentum ini untuk menaklukkan Mitha.
“nina, apa yang kami sampaikan ke mbak mu, kalau Mbakmu tau kelakuanmu seperti ini? Tanyaku tegas
‘tolong mas, jangan sampaikan ke Mbak ya Mas,... kata nina penuh harap
“mau kamu apakan majalah itu? Untuk Belajar sex? Atau bahan kamu untuk bermasturbasi? Tanyaku membentak dan memancing birahinya.
Dia  hanya menunduk malu dan diam. aku menariknya ke kamar kerjaku yang berada dilantai 2 rumahku dan mendudukkanya di sofa. Aku ambil laptop dan menyalakannya.
“dalam laptop ini ada banyak film bokep, silahkan kamu lihat sampai puas!! Kataku dengan nada tinggi
‘enggak Mas, aku gak mau! Jawabnya lirih
“atau ini, di HPku juga ada banyak... bentakku
‘enggak mau... jawabnya sambil menangis.
“Nin, aku juga pernah muda dan dulu aku juga selalu ingin tahu.... kataku pelan
“sekarang kan sudah canggih, kamu kan bisa menyimpannya di hp kamu, jangan bawa kesekolah...kalau dirumah kamu bisa pinjam laptopku. Kataku lagi, sembari membelai rambutnya dan menahan birahiku yang mulai menggila.
‘enggak Mas, aku....aku.... jawabnya malu-malu ragu
Selanjutnya, aku putar bokep romantis yang dibintangi Miyabi dengan suara yang lumayan keras. Menit demi menit berlalu hingga sampai pada adegan Miyabi di ekse. Hal itumenggugah nafsunya, matanya kadang melirik kelayar laptop, keringatnya mendadak keluar dan nafasnya semakintidak teratur. Aku terus membelainya, sedikit demi sedikit tanganku turun ke pundaknya, punggungnya dan berhenti di pinggangnya. Aku tahu Mitha tidak akan berani menepis tanganku, mentalnya sudah jatuh saat aku bentak dan vonis bersalah.
“Nin, aku juga kakakmu....kamu gak usah malu ya? Lihat aja”.... bujukku dengan bisikan.
‘tapi.... jangan bilang-bilang Mbak ya? Nanti aku pasti di aduin ke ibu dan disuruh pulang!” sahut Mitha
“huum.... kamu ingatkan aku membelamu disekolah tadi.... itu bukti kalau aku peduli dan sayang banget sama kamu! Kataku merayu sambil menyandarkan kepalanya di dadaku
Kini kedua mata Mitha mulai terfokus pada adegan panas Miyabi, tangan kanannya meremas-remas sofa dan tanpa disengaja tangan kiri Mitha meremas pahaku. Akupun pura-pura terbawa suasana, ake elus-elus pahanya dan mulai menciumi belakang lehernya. Mendadak dia tersentak dan menghentikan aktivitasnya.
“eh...maaf Mith, aku terbawa suasana... kataku berpura-pura
‘enggak apa-apa Mas,... katanya ragu tapi tidak berani menyalahkan aku
“benar, enggak apa-apa??! Kataku memotong pembicaraanya
Langsung saja ku pelung erat dan cium bibirnya bertubi tubi agar nina tak bisa berkata-kata. Tidak lupa tanganku menyusuri lekuk tubuhnya yang semakin panas dan bernafsu. Tubuhnya mulai aku rebahkan kesofa tanpa melepaskan lumatanku atas bibirnya. Saat itu aku mulai melepaskan celana beserta cd ku sekaligus. Saat dia mulai merespon, aku arahkan tangannya menuju kontolku yang sudah mengeras. Semula dia ragu dan menolak, namun karena nafsunya yang sudah tinggi dia tidak berdaya. Pelan-pelan jari-jari lentiknya mulai mengurut dan mengocok kontolku dengan penuh nafsu.
Aahhhhhh.........aahhhhhhh............aaaaaaaaaaaa aaaaaaahhhhhhhh..............
Desahannya mulai terdengar sambil mengocok kontolku. Karena tak mau kalah, tangakupun mulai bergerilya ke selangkannya. Mengelus-elus memeknya. Tak kusangka dia benar-benar sudah sangat terangsang,  memeknya sudah becek sekali. Tak ku pedulikan lagi dia adik sepupu istriku. Ku telah terbawa dalam nafsu birahiku yang liar.
Karena merasa sesak, baju, bh dan cdnya mulai dilepasnya.. Kulihat mata nina memejam seakan berserah diri kepadaku. Kontolku mulai kuarahkan kemulutnya, dan nina pun mulai mengulum kontolku.
Ooooooooooohhhhhhhh.........nikmat banget nin, iya terus isep nin....ayo hisap yang kuat sayang... aaaaaahhhh...ooouuuuhhhhh.....nikmaaaaaaattttt.... ... aku dibuatnya merem-melek menahan nikmat dan geli yang datang bersamaan.
Uhukkk....uhuk....OOUUUugggg...hhuuuhhhh.... Mitha tersedak dan kesulitan bernafas.
‘Mas, aku takut....aku gak mau.... katanya sambil terengah.
“takut Mbakmu? Gak mau apa? Tanyaku terkejut
‘aku belum pernah ML... jawabnya sambil mengangguk pertanda takut istriku.
“tapi kamu sering masturbasi kan? Tanyaku dan Dia hanya mengangguk
“sekarang begini saja.kamu pakaikan kondom ke kontol ku.. anggap aja itu jariku lagi bengkak, ! Jawabku asal
 “Nin, tahan sedikit ya? Kataku
Sambil meringis Mitha menggigit kaos dan menahan perih, walau Dia mengaku keperawananya telah tersobek oleh jari-jarinya tapi ternyata memeknya mengeluarkan darah.
Aaaahhhhhhh.......aaaaahhhhhhhhhhh hhhhhhh.....sssaaaakkiiiiittttt.....
Jeritan Mitha seiring dengan masukknya kontolku ke memeknya.
BLEEEEEEEEEEEEEEESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS......... sebagian dari kontolku telah menyesaki memeknya.
Aduuuuuhhh.....Mas...jangan masukin....la....lagiii............. pinta nina sambil menahan perih.
“tahan sayang, setelah ini pasti nikmat... bisikku membujuknya
Uuuuuuuuuuuuhhhhhhhh......mmmmmmmmmmmmmmmm........ .....mmmmmmmmmm
Nina merintih dan goyaganku mulai ku percepat dengan harapan memeknya cepat beradaptasi dengan kontolku. Aku terus menggoyangnya, lebih cepat, lebih dalam dan semakin dalam. Setelah 5 menit goyanganku, ekspresinya sudah mulai rileks dan memeknya sudah licin..
Ooooouuuchhhh....hmmmmmmmmmmm..... nikmat Mas, aaaaahhhhhhhh.....
Desahan Mitha sambil menjambak rambutku dan mengarahkan ke wajahnya, aku bisa menebak kemauannya. Akupun melumat bibir mungilnya dengan hisapan dan gigitan lembut, sambil terus menusukkan kontol. Tiba-tiba Mitha mendesah panjang sambil menghisap kuat-kuat bibirku diikuti dengan semprotan halus dari dalam memeknya.
Aaaaaaahhhhhhhhhhhh........ouuuuuuuuhhhhhhhhhh.... ..enak Mas, lebih dalam....lagi.... lagi......Mas...goyang cepat Mas.....ayo kocok Mas..... desahan Mitha sambil menoleh kearahku.
ZLEB...ZLEEEEEEBBBB..ZLEEEEEBBBBBBBBBB..........ZL EEEEEEEEEEE.........EEEEEEEEEEBBBBBB....
Aaaaaaaahhhhhhhhhhh..... aku rasakan dinding memeknya semakin menghimpit, menghisap dan semakin terkuras tenaganya.
..........oooooooohhhhh....Mas, aku hampir sampai Mas.....aaaahhhhhhhhhh.....aku.....
Aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh..... desahan panjangnya menandakan bahwa dirinya telah mmencapai puncak kenikmatan dan beberapa detik berselang kontolku menyemburkan sperma.
Sejak saat itu hampir setiap hari aku entot memek nina,. Sampai aku menulis cerita ini aku sudah berhasil menaklukkan 4 teman sekolahnya, tentunya dengan bantuan nina.

0 komentar:

Posting Komentar