Cerita Sex Setengah Baya : Tante Sofia Yang Penuh Gairah
saya adalah seorang mahasiswa yang kuliah di salah satu universitas favorit di Jakarta. Nama saya jeri. Disini saya akan mencoba berbagi cerita sex saya dengan wanita setengah baya dari usia ku. Yang akhirnya membuat saya makin tergila-gila dengan seks. Waktu ini saya masih kelas 1sma. Karena saya sakit dan tidak bisa berangkat sekolah. Akhirnya saya ditinggal kerja oleh orang tua saya dan saya dijaga oleh tante saya yang saat libur dari dinas rumah sakitnya, tante ku itu bekerja sebagai perawat. nama tante ku itu sofia. Sehabis minum obat, terasa sudah mata ini mulai mengantuk. Namun saat ingin terpejam. Tante sofia mengetuk pintu kamarku.
“kamu sudah tidur jer?” tanyanya. “belum tan!” jawabku dari dalam kamar.
“apa boleh tante masuk?” selanjutnya pintu kamar itu aku bukakan. Si tante saat itu baru selesai aerobic. Sehingga selruh lekukan tubuhnya terlihat semuanya. Wow.. sebagai seorang laki-laki melihat hal itu tentu saja aku keder juga. Sekalipun aku masih kelas 1 sma. Lalu tante itu berkata, “jer, kamu mau tante ajari permainan gak?” langsung saja kujawab “mau tante, permainan apa dulu ni tan. Aku saja masih sakit seperti ini tan.”
“permainan kenikmatan!” seru tante sofia. Selanjutnya si tante mengajakku ke tempat tidur. Disana dia langsung melepaskan celana ku dan berkata sambil terkagum-kagum. “wah ukuran penis mul lumayan juga ya jer.” Dan aku hanya bisa tersenyum kecil saja mendengar kata-kata tante sofia. Jantung ini serasa berdebar-debar sekali diperlakukan seperitu itu.
Selanjutnya dia mulai membahasai penisku dengan air liurnya.. lalu digosok-gosoknya dan semakin lama semakin kerasla penis ku itu. Beberapa saat setelah itu tante sofia mulai melepas pakainnya satu per satu.. astaga.. ternyata tubuhnya itu masih sexi sekali. Payu daranya masih montok sekali, dengan pentilnya yang bewarna kecoklatan, pantat yang berisi dan vaginanya yang tembem. Bulu kemaluan yang terawat. Setelah itu dia mulai menjilat dan mengulum batang kemaluanku. Nenen tante itupun ikut bergoyang mengikuti irama sepongannya. Aku pun merasakan kenikmatan yang luar biasa saat itu. Nafasku mulai tidak teratur karena sangkin nikmatnya.
Merem melek mata ini dibuatnya. Secara naluri lalu aku mulai meraba-raba nenen nya yang masih indah itu. Mulai kuremas-remas dan kupelintir-pelintir pelan-pelan nenennya itu.. “hmm ahh hhhmm..” kurasakan tante sofia birahinya semakin naik. Setelah itu tanganku mulai bergerak kebawah. Kearah memek nya itu. Mulailah jari-jari ku memainkan peranannya. Dan ya.. memek tante sofiapun mulai basah.. “akkhhh.. akkkhhh..” desah tante sofia. Melihat itu akupun semakin bergairah.. bibirnya pun mulai ku cumbu abis-abisan. “Jer, sekarang tente akan berikan akhir permainan yang paling nikmat ya..” ucap tante sofia sambil memberikan senyuman kepadaku.
Saya cuma bisa memejamkan mata, aduh nikmatnya yang namanya permainan seks.
Mulailah dia arahkan otongku ke arah memeknya itu. Sambil merintih, “akkhhh,, lagi tan,.. lagi” dengan posisi WOT dia menggenjotnya.. “mmhh.. ahhh.. ammmmm..” desah tante sofia dengan mata yang merem melek.. “enak tan.. enakhh ahhh…lagi tan.. sebentar lagi aku mau sampai ini tan” ujarku.. “ya.. tante juga jer”.. tak lama kemudian mulailah terasa ada yang mengalir dalam otongku.. air maniku pun mulai membahasi liang memeknya itu.. “ahhhh… nikmat sekali tan”,,kataku sembari merasakan kenikmatan itu.. terlihat kepuasan di wajah tante sofia dengan hal itu. Selesai itu tante sofia tergeletak ditempat tidur. Sambil melihat ke arah langit langit kamarku. Sejak saat itulah kami sama-sama ketagihan. Dalam seminggu itu tidak pernah kami absen untuk menikmati permainan kenikmatan itu.

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus